Pilih Gratis atau Membajak saja

Apa hubungannya antara gratis dan membajak? Kan biasanya kalo kita mau sesuatu, barangnya ga gratis, lalu uang ga ada, maka langkah terakhir mungkin mencurinya (tapi kalo yang masih ada iman di dadanya ga bakalan melakukannya). Lalu apa hubungannya dengan dengan judul di atas? Terserah penulis dong, hehehehe, bercanda, mau tahu lebih lanjut, silahkan membaca kelanjutan tulisan ini.
Perkembangan teknologi yang sangat pesat, telah memaksa kita baik secara sadar maupun tidak untuk mengikutinya walaupun dengan tertatih-tatih. Dalam dunia teknologi komputer, perkembangan hardware dan software yang fantastis telah merubah cara berpikir orang. Salah satunya dalam cara kita memandang hasil pemotretan. Kalo dahulu hasil foto dicetak apa adanya, sekarang sangat banyak orang yang menginginkan hasil yang berbeda, baik karena ingin tampil cantik ataupun sekedar supaya terkesan (terlihat) pengambilan fotonya ditempat-tempat wisata terkenal, padahal belum pernah ke sana.
Kemampuan mengedit hasil foto tersebut sekarang bukan hal yang menyeramkan untuk dipelajari. Bahkan anak kecil pun bisa kita ajarkan sebentar, mereka jadi bisa. Banyak program yang digunakan untuk editing foto ini, mulai dari yang berbayar seperti Adobe Photoshop maupun yang gratis kita gunakan seperti GIMP atau bahkan yang berbasis web seperti situs photofunia.com
Dari banyaknya program yang gratis, ternyata masih banyak yang dengan bangga membajak program berbayar seperti Adobe Photoshop (bagi yang membeli lisensinya, ga masalah mereka berbangga diri, karena emang harganya yang lumayan mahal). Alasan mereka bermacam-macam, ada yang mengatakan karena tidak tahu kalo program itu harus bayar lisensi (tapi setelah tahu tetap saja menggunakan tanpat membayar lisensi). Alasan yang lain lagi adalah karena kalo menggunakan program baru, harus belajar lagi, jadi selama tidak ada razia, maka gunakan saja. Mungkin masih banyak lagi alasan mereka.
Disini penulis hanya ingin memberikan sedikit gambaran tentang bajak membajak ini. Hampir semua fungsi yang ada di Adobe Photoshop sudah ada di GIMP. Cuma mungkin ada beberapa perintah yang berbeda. Jadi kalo ada yang gratis seperti GIMP (cat: GIMP bisa jalan di hampir semua sistem operasi), kenapa harus membajak program Adobe Photoshop (cat: Adobe Photoshop tidak bisa jalan di linux tanpa bantuan wine dan semacamnya).
Kalo kita memiliki sebuah karya, misalnya kita ada melakukan editing terhadap sebuah foto dan ternyata hasilnya sangat bagus, lalu kita nyatakan karya tersebut adalah milik kita (karena kita yang membuatnya) dan orang yang ingin menggunakan karya tersebut kita minta membayar kepada kita. Tapi tiba-tiba kita melihat karya kita tersebut dipakai oleh orang lain yang kita tahu, dia tidak pernah menghubungi kita apalagi membayar kepada kita, apakah kita relakan saja atau bagaimana? Kita pasti mengganggap orang tersebut tidak menghargai hasil karya orang lain.
Lalu bagaimana dengan kita yang membajak software berbayar, apakah sama saja dengan orang yang tidak menghargai karya orang lain?
Mohon maaf kalo tulisan ini menyinggung banyak orang, tulisan ini dimaksudkan sebagai bahan renungan bagi kita semua yang masih menyenangi melakukan pembajakan software atau pun sistem operasi, sementara software dan sistem operasi yang sama ataupun lebih baik dan gratis sudah tersedia. Masihkah dengan alasan belum terbiasa kita “melegalkan” perbuatan kita membajak? Padahal sebelum kita bisa, pasti belum bisa.

Tinggalkan Balasan