Cara Mudah Mengubah Kecepatan Putaran Roda Tetikus (Mouse) menggunakan imwhell di Ubuntu

Cara-Mudah-Mengubah-Kecepatan-Putaran-Roda-Tetikus-Mouse-menggunakan-imwhell-di-Ubuntu.jpg

Kita sebenarnya tidak pernah perlu benar-benar mengubah kecepatan roda tetikus (mouse), kecuali ketika kita mendapatkan tetikus (mouse) baru dan ingin mengubah kecepatan putaran roda tetikus (mouse). Itulah kenapa, tidak banyak kita temukan pilihan pada Unity/GNOME Control Center.

Setelah melakukan pencarian tentang cara mengubah kecepatan putaran roda tetikus (mouse) di ubuntu/linux, akhirnya ada cara yang benar-benar mudah dalam melakukan perubahan tersebut, yaitu menggunakan aplikasi “imwheel”, sebuah perintah baris pada terminal ubuntu yang berfungsi melakukan tweak terhadap tetikus (mouse) dan salah satunya dalah melakukan perubahan terhadap kecepatan putaran roda tetikus (mouse).

Begini caranya apabila Anda menginginkan melakukan perubahan terhadap kecepatan putaran roda tetikus (mouse) jika ternyata aplikasi desktop Anda tidak memiliki pilihan untuk hal tersebut.

1. Install imwheel. Sejak aplikasi ini tersedia pada repositori resmi ubuntu, kita bisa langsung melakukan instalasi melalui aplikasi Synaptic, Ubuntu Software Center, atau menggunakan lewat terminal menggunakan perintah berikut.

sudo apt-get install imwhell

2. Selanjutnya buat sebuah file dengan nama “.imwheelrc” pada direktori rumah kita. Apabila menggunakan Gedit, gunakan perintah berikut ini di terminal.

 gedit ~/.imwheelrc

dan salin skrip berikut ke dalam jendela gedit yang baru terbuka

".*"
None,		Up,		Button4, 3
None,		Down,	Button5, 3
Control_L,	Up,		Control_L|Button4
Control_L,	Down,	Control_L|Button5
Shift_L,	Up,		Shift_L|Button4
Shift_L,	Down,	Shift_L|Button5

“3” pada baris kedua dan ketiga mewakili banyak baris untuk sekali putaran (“3” adalah nilai standar). Ubahlah angka ini sesuai dengan keperluan. Bila sudah selesai, silahkan simpan file “imwheelrc”.

Pada baris pertama, (“.*”) dari skrip di atas, digunakan pada aplikasi untuk menentukan di mana menggunakan pengaturan tersebut. “.'” berarti di manapun, tapi kita juga dapat menggunakan pengaturan dengan dengan “.'” pada jendela nama (dan menambahkan banyak pengaturan ketergantungan pada aplikasi). Jalankan “man imwheel” untuk informasi lebih lanjut.

Sedangkan pada 4 baris terakhir kode di atas, mengizinkan Ctrl/Shift dengan skrol tetikus (mouse) bergerak naik/turun digunakan (sebagai contohnya, mengizinkan pembesaran sebuah halaman web pada peramban web/browser), yang telah menjadi kebiasaan kita.

Juga, jika kita ingin menggunakan navigasi kembali/lanjut pada tombol tetikus (mouse), akan berhentik bekerja menggunakan pengaturan yang kita gunakan di atas. Pada banyak kasus, kita perlu menambahkan pengaturan berikut ke dalam file.

3. Jalankan “imwhell” (ketik “imwheel” di dalam terminal). Catatan penting: pastikan tidak menjalankan banyak aplikasi imwheel secara bersamaan (jika kita ingin menghentikan imwheel, jalankan perintah berikut: “killall imwheel”).

Perlu diketahui juga, jika kita mempunyai tombol navigasi kembali/lanjut pada mouse, semua tombol tersebut juga akan ikut berhenti berfungsi dengan pengaturan kita di atas tadi. Pada banyak kasus, kita dapat menjalankan imwheel seperti ini.

imwheel -b "4 5"

dan tombol navigasi kembali/lanjut berfungsi kembali.

4. Pengaturan ini hanya akan berlaku ketika imwheel dijalankan, jadi kita bisa menambahkan imwheel ke startup (jika kita menggunakan Unity, lakukan ini, buka Startup Applications, klik “Add” dan pada tulisan “Name” dan “Command”, tambahkan “imwheel”). Dan ingat, seperti sudah dikatakan di atas, apabila kita memiliki tombol navigasi lanjut/kembali pada mouse, maka tambahkan imwheel -b “4 5”.

Penting untuk diingat bahwa imwheel menjalakan pengaturan yang ada di ~/.imwheelrc ketika aplikasi dijalankan dan tidak bisa menjalankan pengaturan pada saat aplikasi sedang berjalan. Jadi jika kita memodifikasi file pengaturan, maka kita harus menutup aplikasi imwheel dan menjalankan ulang aplikasi imwheel untuk mengetes perubahan yang dilakukan (kita bisa menutup aplikasi imwheel menggunakan perintah “killall imwheel”).

Sekian tutorial kali ini, semoga bermanfaat.

Tags:,

Tinggalkan Balasan